Laboratorium ini menggabungkan tiga bidang: keperawatan gerontik (lansia), keperawatan keluarga, dan komunitas. Simulasi mencakup setting seperti posyandu, puskesmas mini, rumah sehat, dan layanan di komunitas serta untuk keluarga dan lansia. Mahasiswa berlatih kunjungan keluarga, penyuluhan kesehatan, asuhan ke lansia, promosi & pencegahan, serta dokumentasi asuhan komunitas. Referensi mengatakan bahwa lab komunitas mencakup media penyuluhan, ruang mini posyandu, alat bantu jalan, dan meja posyandu.
Laboratorium Keperawatan (umumnya mengacu ke laboratorium keterampilan dasar) adalah ruang praktikum yang memfasilitasi mahasiswa dalam mempelajari dan mempraktekkan keterampilan dasar keperawatan: anamnesis, pemeriksaan fisik, pengukuran tanda vital, pemenuhan kebutuhan dasar manusia.
Laboratorium Maternitas menyajikan lingkungan praktek keperawatan ibu dan bayi — mulai dari pemeriksaan antenatal (kehamilan), intranatal (persalinan), hingga postnatal (pemulihan ibu & bayi baru lahir). Mahasiswa dapat berlatih pertolongan persalinan fisiologis, perawatan bayi baru lahir, teknik menyusui dan konseling, serta manajemen komplikasi obstetri dasar. Referensi dari institusi mengatakan bahwa lab ini dilengkapi ruang ANC, ruang persalinan, ruang postnatal
Laboratorium ini dirancang untuk mensimulasikan lingkungan rawat inap untuk pasien dengan gangguan medikal (penyakit internal) dan bedah/ortopedi (misalnya patah, pemasangan implant, rehabilitasi muskuloskeletal). Mahasiswa akan berlatih keterampilan seperti pemeriksaan fisik sistem muskuloskeletal, pemasangan infus, pengelolaan traksi ortho, perawatan pascabedah, serta tindakan keperawatan pasien dewasa dengan gangguan struktur dan fungsi. Contoh referensi dari institusi lain mencantumkan bahwa lab medikal‑bedah memungkinkan praktik tindakan seperti trakeostomi, ostomi, perawatan ulkus decubitus.
Laboratorium KGd (Keperawatan Gawat Darurat) memfokuskan pada simulasi kondisi kritis dan darurat — misalnya layanan UGD, ICU, unit stroke, atau kondisi trauma. Mahasiswa dilatih keterampilan seperti resusitasi, tinjauan cepat pasien kritis, manajemen ventilator, monitor EKG, tindakan life support, serta kolaborasi tim dalam situasi darurat. Sebagai contoh, laboratorium keperawatan gawat darurat di beberapa institusi di desain mulai dari area triage sampai critical care.
Laboratorium ini mensimulasikan lingkungan High Care Unit (HCU), Intensive Care Unit (ICU) maupun unit perawatan pasien stroke. Fokusnya adalah pada perawatan pasien dengan kondisi kritis atau akut yang membutuhkan pemantauan intensif, penggunaan alat medis canggih, serta rehabilitasi neurologis (termasuk pasien stroke). Mahasiswa akan berlatih pemantauan hemodinamik, manajemen ventilasi, perawatan pasca‐stroke, serta aktivitas rehabilitasi awal.
Laboratorium Anak memberi pengalaman praktikum keperawatan pada bayi dan anak — baik dalam kondisi sehat maupun sakit. Mahasiswa berlatih imunisasi, pemasangan infus/kateter, perawatan bayi baru lahir, pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan, serta terapi bermain. Salah satu institusi menyebut bahwa lab ini mencakup ruang poli anak, ICU anak, ruang bermain.
Laboratorium Biomed (biomedik) fokus pada aspek ilmiah dan teknis di balik tindakan keperawatan — misalnya pemahaman dasar biomedik, pemeriksaan diagnostik, interpretasi hasil, dan penggunaan alat medis dasar. Lab ini membantu mahasiswa untuk memahami konteks klinik dari sisi biomedik yang mendukung keperawatan.
Laboratorium Keperawatan Jiwa dirancang untuk simulasi asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan jiwa, baik setting rumah sakit maupun komunitas. Fasilitas meliputi ruang pemeriksaan, ruang terapi aktivitas kelompok (TAK), ruang rehabilitasi, dan alat terapi okupasi (musik, olahraga) serta komunikasi terapeutik. Referensi menyebut praktikum meliputi terapi okupasi, konseling, dokumentasi, restrain untuk pasien agitasi.
Laboratorium OSCE adalah ruang simulasi yang digunakan untuk evaluasi keterampilan klinik mahasiswa secara terstruktur (OSCE). Mahasiswa melalui beberapa stasiun yang mensimulasikan kasus klinik nyata dan dinilai berdasarkan standar kompetensi. Ruang ini mencerminkan lingkungan praktikum tinggi untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi ujian profesi dan praktik nyata.